Anak laki-laki bernama Raihan

30 Jul

Terinspirasi dari sebuah acara televisi, cerita ini tentang seorang anak yang bernama Raihan (nama samaran).

Beginilah cerita itu dimulai. Ada suatu keluarga yang bahagia dengan hidupnya yang sederhana. Mereka dikaruniai dua orang anak dan yang paling kecil bernama Raihan saat itu ia berumur 15 tahun.

Hari demi hari dilalui keluarga itu dengan bahagia, hingga pada suatu ketika Raihan jatuh sakit. Berminggu minggu Raihan tak kunjung sembuh. Akhirnya dengan segala upaya, meminjam uang dari sana-sini mereka dapat membawa Raihan untuk check up ke rumah sakit di Jakarta, dan kabarnya pun begitu membuat keluarga Raihan diam seketika dan tertunduk lesu. Leukimia adalah satu kata yang cukup mengiris hati ayah dan ibu Raihan.

Hari demi hari pun mereka lalui, hanya saja hari-hari yang mereka lalui awalnya dengan bahagia kali ini dengan penuh kesunyian dan kesedihan. Tapi tidak untuk Raihan, Raihan tetaplah Raihan, anak yang penuh senyum, terpancar kebahagiaan serasa tidak pernah ada sesuatu yang salah dalam dirinya.

Akhirnya hari yang paling ditakuti dan paling diyakini akan terjadi pun telah tiba. Hari dimana Raihan tergeletak lemas di atas tempat tidur. Hari dimana semua anggota keluarga Raihan semua berkumpul mengelilingi tempat tidur dengan sprai bermotif bunga itu. Tidak lain dan tidak bukan adalah untuk melepas kepergian Raihan. Melepas kepergian seorang anak yang masih belia, seorang anak yang gemar memberi, gemar berbagi. Dengan senyuman yang sangat indah, Raihan mengatakan sesuatu yang sampai kapan pun orang yang berada dan mendengar kata-kata itu tidak akan melupakannya. “Ayah, Ibu, Kakak, Raihan rindu…Raihan rindu dengan Alloh dan Rasul-Nya, Raihan ingin bertemu…Laailahaillalloh….muhammadurrasululloh….” dan tertutup lah mata Raihan untuk selamanya.

Sebuah inspirasi yang mempunyai makna sangat mendalam dari seorang Raihan anak berusia 15 tahun. Raihan telah mengajarkan kita arti cinta arti kerinduan. Telah mengajarkan kita bagaimana memaknai hidup, telah menginspirasi kita dengan inspirasi yang nyata akan adanya suatu kebahagiaan yang tiada pernah bisa hilang, kebahagiaan, cinta, yang abadi. Kebahagiaan yang tidaklah perlu kita membelinya dengan materi. Yaitu kebahagiaan dan kerinduan kita saat bertemu dengan Sang Pencipta ALLOH SWT…..

Baca juga kisah-kisah menarik lainnya hanya di

https://akhanggit.wordpress.com/
Aku relakan rambut ini untuk kekasihku
Pak motip dan pak hope
Nenek tua bernama mbok Sarmi
kisah sebungkus nasi dan sepasang kekasih

2 Tanggapan to “Anak laki-laki bernama Raihan”

  1. bogorhackerz 22 Agustus 2010 pada 3:06 PM #

    mampir om… mau corat-coret tapi ga ada buku tamunya🙂

    • akhanggit 15 September 2010 pada 7:10 AM #

      ada kok….di atas tuch…thanks ya kunjungannya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: